PASURUAN, Projatim.id  — Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan, M. Syaifullah, menyambut dengan rasa bangga dan haru penetapan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia menilai, pengakuan negara ini menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa.

“Dari sepuluh tokoh yang menerima gelar tersebut, dua di antaranya adalah Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Keduanya dianggap memiliki peran besar dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa ini momen bersejarah pengakuan Negara dalam bangsa ini yang akan terus dikenang. Kami merasa bangga sekaligus terharu karena perjuangan beliau diakui oleh negara.

“Ini menjadi momen yang akan dikenang dalam sejarah bangsa. Ini bentuk pengakuan negara atas kiprah dan jasa-jasa beliau, baik sebelum atau sesudah kemerdekaan maupun saat menjadi Presiden Republik Indonesia,” katanya.

Syaifullah menyebut, penghargaan tersebut juga merupakan kebanggaan bagi Golkar.

“Anugerah ini juga sebagai kebanggaan bagi Partai Golkar karena yang bersangkutan juga adalah mantan Dewan Pembina Golkar. Kita juga bisa merasakan kerinduan masyarakat akan hadirnya sosok seperti Pak Harto seperti dulu. Penetapan ini menjadi langkah bersejarah dan bukti bahwa kedewasaan bangsa dalam menghargai jasa para pemimpin yang berkontribusi besar bagi Indonesia,” paparnya.

Ia berharap momen tersebut dapat memperkuat semangat persatuan nasional.

“Saya berharap, penetapan ini menjadi refleksi semangat persatuan dan rekonsiliasi nasional yang terus dijaga oleh pemerintahan saat ini. Dan Partai Golkar, dalam proses ikut mendorong sehingga hari ini, beliau Pak Harto, Gus Dur dan Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional,” tutupnya.