SURABAYA, Projatim.id Prestasi membanggakan Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur dalam rangkaian kegiatan Akselerasi Asta Cita melalui Launching Jatim Bersinar bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, di Gedung Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo No. 15, Genteng, Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komitmen desa dan kelurahan se-Jawa Timur untuk mewujudkan Jawa Timur Bersih dari Narkoba (Bersinar) melalui sinergi bersama Kemendes PDT.

Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjen Budi Mulyanto, S.I.K., M.H. , dalam sambutannya menekankan bahwa desa memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program Jatim Bersinar sangat ditentukan oleh komitmen nyata pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat.

Desa Randupitu ditetapkan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, program, dan langkah konkret yang telah dilakukan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di tingkat desa.

Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pihaknya.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Desa Randupitu. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Jatim Bersinar dan menjadikan desa kami sebagai lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Mochammad Fuad.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta dukungan aktif warga.

“Kami percaya bahwa pencegahan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yakni keluarga dan lingkungan desa. Melalui edukasi, sosialisasi, serta penguatan ketahanan masyarakat, kami optimistis Desa Randupitu dapat menjadi contoh desa bersinar di Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kepala desa dan lurah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur turut hadir, di antaranya Desa Bulukerto (Kota Batu), Kelurahan Wonorejo (Kota Surabaya), Kelurahan Ngronggo (Kota Kediri), Desa Sumberdem (Kabupaten Malang), Desa Minggirsari (Kabupaten Blitar), Desa Gaprang (Kabupaten Blitar), Desa Kendalbulur (Kabupaten Tulungagung), Kelurahan Warungotok (Kabupaten Nganjuk), Desa Tambong (Kabupaten Banyuwangi), Desa Jatiarjo (Kabupaten Pasuruan), Desa Ellak Laok (Kabupaten Sumenep), Desa Bejijong (Kabupaten Mojokerto), Kelurahan Ketawanggede (Kota Malang), Desa Petahunan (Kabupaten Lumajang), Desa Tumapel (Kabupaten Gresik), Desa Ngino (Kabupaten Tuban), Desa Baye (Kabupaten Kediri), Desa Darungan (Kabupaten Kediri), Desa Pogalan (Kabupaten Trenggalek), Desa Tebel (Kabupaten Sidoarjo), Desa Tasikmadu (Kabupaten Trenggalek), dan Desa Trojalu (Kabupaten Bojonegoro).

Melalui Program Akselerasi Asta Cita dalam Launching Jatim Bersinar ini, diharapkan peran desa semakin kuat sebagai ujung tombak pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan penghargaan dan penetapan sebagai Desa Bersinar tersebut, Desa Randupitu menegaskan tekadnya untuk terus berkontribusi dalam gerakan kolektif mewujudkan Jawa Timur yang bersih dari narkoba serta tangguh secara sosial dan ekonomi.