MALANG | PRIHATIN.ID— Kegiatan peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan dan Sinkronisasi Data Madrasah Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, (4/3/2026) berjalan lancar dan penuh antusiasme.
Adapun kegiatan ini diikuti oleh Forum Kepala Tata Usaha MAN dan MTsN serta para operator Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Wilayah Kerja Malang.
Serangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
Diawali dengan agenda pemilihan pengurus Forum Wilker Malang, kemudian dilanjutkan dengan acara inti pada pukul 10.00 WIB yang meliputi pembukaan, sambutan, serta penyampaian materi oleh narasumber dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
Dalam laporan panitia, Kepala TU MAN 2 Kota Malang Sugeng Winarto, M.Pd mengatakan kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dalam pengelolaan administrasi dan data madrasah yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi data antar satuan kerja madrasah di wilayah Malang.
Sebanyak 46 peserta yang terdiri dari Kepala Tata Usaha MAN dan MTsN serta operator MIN turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
“Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi madrasah,” ujar Sugeng Winarto M.Pd dalam rilisnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Malang, H. Abdul Mughni, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta kegiatan.
“Selamat datang kami sampaikan kepada seluruh peserta kegiatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan dan Sinkronisasi Data Madrasah Tahun 2026 di Kota Malang. Kami menyambut dengan hangat kehadiran Bapak/Ibu sekalian sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah,” tuturnya.
H. Abdul Mughni, M.Pd berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana penguatan koordinasi, peningkatan kompetensi, serta mempererat sinergi antar tenaga kependidikan di lingkungan madrasah, khususnya di wilayah kerja Malang.

Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Dr. H. Sugiyo, M.Pd. dalam arahannya menegaskan pentingnya ketelitian dalam memberikan layanan kepada peserta didik.
Sugiyo M.Pd menegaskan administrasi madrasah memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran proses pembelajaran serta keberlanjutan studi peserta didik.
“Ketelitian dalam layanan administrasi menjadi hal yang sangat penting. Administrasi madrasah berpengaruh besar terhadap kelancaran pembelajaran dan studi lanjut peserta didik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sugiyo M.Pd mengingatkan para operator, khususnya dalam pengelolaan data EMIS, untuk menghindari terjadinya human error.
Kesalahan dalam penginputan data, dapat berdampak luas, termasuk pada penyaluran dana BOS serta validitas data madrasah secara keseluruhan.
“Kesalahan kecil dalam data dapat berdampak besar. Oleh karena itu, penting untuk meminimalisir human error serta memastikan data yang diinput benar-benar valid dan akurat,” tegas Sugiyo.
Selain itu, Sugiyo juga menekankan pentingnya penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku agar tata kelola administrasi madrasah dapat berjalan secara efektif dan akuntabel.
Ketua Tim Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Ariani Indah menambahkan dalam laporannya menjelaskan bahwa Kepala Tata Usaha memiliki peran strategis dalam pengelolaan administrasi madrasah.
“Tugas utama dan tupoksi Kepala Tata Usaha adalah memimpin, mengoordinasikan, dan melaksanakan seluruh urusan administrasi madrasah. Hal tersebut meliputi penyusunan program kerja, tata usaha, pengelolaan kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, kesiswaan, persuratan dan kearsipan, pengelolaan data statistik, hingga pembinaan staf tata usaha,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa profesionalisme dan ketelitian dalam menjalankan tugas menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang tertib dan berkualitas.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari MAN 2 Kota Malang sebagai tuan rumah. Kepala Madrasah, Dr. H. Samsudin, memberikan fasilitas serta penyambutan hangat kepada seluruh peserta dan tamu undangan.
Selain itu, panitia juga menyediakan konsumsi serta souvenir berupa kaos Forum KTU Wilker Malang sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kebersamaan antar peserta.
Lewat kegiatan ini, diharapkan terwujud peningkatan profesionalisme tenaga kependidikan serta sistem pengelolaan data madrasah yang lebih tertib, akurat, dan terintegrasi guna mendukung kemajuan pendidikan madrasah di wilayah Malang. (SW/Red)




