PROBOLINGGO, Projatim.id — Sebuah insiden menegangkan terjadi di jalur Mandala, penghubung antara Desa Duren dan Desa Renteng, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Sebuah ambulans yang tengah mengangkut jenazah nyaris terperosok ke jurang, Rabu (23/7) sekitar pukul 18.30 WIB.
Ambulans tersebut membawa jenazah almarhum Muhammad Aqil Faqih, warga Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, yang sebelumnya dirawat di RS Rizani Paiton. Dalam perjalanan pulang menuju rumah duka, kendaraan mengalami insiden nyaris tergelincir ke jurang akibat sopir diduga tidak mengenali kondisi jalan yang sempit, menanjak, dan berkelok di kawasan Mandala.
Menurut keterangan warga di lokasi, insiden terjadi tepat di sebuah tikungan tajam yang menanjak.
“Awalnya kami mengikuti dari belakang karena memang tidak bisa menyalip. Tapi sampai di tikungan menanjak itu, ambulans tiba-tiba oleng dan hampir jatuh ke jurang. Sopirnya mungkin tidak tahu jalur dan mencoba memilih sisi jalan, tapi justru malah kehilangan kendali,” ungkap seorang saksi mata.
Beruntung, saat kejadian berlangsung, sejumlah warga Desa Renteng yang tengah melintas langsung memberikan pertolongan. Dengan sigap, mereka bahu membahu menarik dan menahan ambulans agar tidak terjun ke jurang yang terjal.
“Untung banyak warga di sekitar. Mereka langsung rame-rame menarik ambulans itu supaya tidak terjun ke bawah,” imbuhnya.
Sugiarto, salah satu aparatur Desa Renteng, menyampaikan bahwa insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi di jalur tersebut, apalagi saat musim hujan.
“Sering sekali warga jatuh di sini. Jalannya memang rusak parah. Dulu pernah ada perbaikan, tapi itu hasil swadaya masyarakat, dan tidak cukup untuk memperbaiki semuanya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa jalur Mandala merupakan jalan PU (Pekerjaan Umum) yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera turun tangan memperbaiki jalan ini. Selain demi keselamatan warga, ini juga penting untuk kelancaran aktivitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian antara Desa Renteng dan Plaosan,” tambahnya.
Jalur Mandala memang dikenal rawan kecelakaan. Sebelumnya, sebuah truk pernah terperosok ke jurang di lokasi yang sama akibat pengemudi tidak memahami medan dan kondisi jalan rusak, menyebabkan sejumlah penumpang terlempar dan meninggal dunia.
Peristiwa ini kembali mempertegas desakan warga agar pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh. Bukan hanya untuk keselamatan pengguna jalan, tetapi juga demi menjaga nyawa dan kelangsungan aktivitas masyarakat di dua desa yang terhubung melalui jalur kritis ini.





