MALANG, Projatim.id –Sorak sorai menggema di Lapangan Desa Gunungjati, Senin (18/8/2025). Ratusan warga berjubel di sisi lapangan, tak ingin melewatkan satu pun momen laga final voli yang mempertemukan dua tim kebanggaan: RW 07 dan RT 15 Dusun Rekesan. Smash demi smash membuat suasana kian tegang, sementara sorakan penonton semakin membahana.
Namun bukan hanya adu keterampilan yang membuat pertandingan ini istimewa. Hadiah yang disiapkan panitia sukses mencuri perhatian, piala, uang tunai, ditambah kambing untuk juara 1 dan 2, angsa untuk juara 3 dan 4, serta beras untuk pemain terbaik.
“Ini hadiah yang bermanfaat. Kalau juara, bisa langsung dibawa pulang untuk dipelihara atau dimanfaatkan,” celetuk seorang penonton, disambut tawa dan anggukan warga lainnya.
Kepala Desa Gunungjati, Rakup, menegaskan bahwa pilihan hadiah bukan sekadar gimmick. “Kami ingin lomba ini bukan hanya hiburan, tetapi juga punya nilai tambah. Kambing, angsa, dan beras adalah bagian dari ketahanan pangan yang nyata. Warga bisa merasakan manfaatnya langsung di rumah,” jelasnya.
Kemeriahan final ini turut disaksikan oleh Camat Jabung, Taufik Nurahman, S.STP, M.AP, serta anggota DPRD Kabupaten Malang, Ali Murtadho, S.H. Kehadiran para pejabat ini menambah semangat warga yang sejak awal sudah antusias menyemarakkan lomba.
Di balik gegap gempita kemerdekaan, Desa Gunungjati seolah ingin memberi pesan sederhana: merdeka bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang kemampuan menjaga kemandirian pangan.
Ketika peluit panjang tanda pertandingan usai dibunyikan, bukan hanya RW 07 atau RT 15 yang menjadi juara. Pemenang sejati adalah seluruh warga Desa Gunungjati, yang mampu merayakan kemerdekaan dengan cara sederhana namun penuh makna mengikat olahraga, kebersamaan, dan ketahanan pangan dalam satu panggung yang sama.





