SURABAYA, Projatim.id Duka mendalam menyelimuti Jawa Timur setelah wafatnya Affan Kurniawan dalam gelombang aksi demonstrasi beberapa hari terakhir. Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga memantik keprihatinan luas di kalangan masyarakat. Sejumlah organisasi pemuda lintas iman dan lintas ormas Jawa Timur menyampaikan maklumat dan pernyataan sikap bersama yang menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan.

Dalam maklumat tersebut, para pemuda lintas organisasi menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan beserta korban lain, baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka dalam aksi demonstrasi di berbagai daerah. “Semoga para almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis pernyataan itu.

Lebih lanjut, mereka mendesak pemerintah agar segera mengusut tuntas kasus wafatnya Affan Kurniawan dan segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi. Penyelidikan harus dilakukan secara independen, profesional, transparan, dan berkeadilan demi menjaga martabat hukum dan kemanusiaan.

Selain itu, para pemuda ini juga mengingatkan elite pemerintah dan seluruh masyarakat untuk menunjukkan empati dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat. Mereka meminta pemerintah menempuh langkah-langkah nyata yang berpihak pada rakyat, serta melakukan perbaikan menyeluruh di berbagai sektor sebagaimana amanat konstitusi.

Mereka menegaskan, kepentingan bangsa harus didahulukan daripada kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan. Dalam maklumatnya, mereka juga menolak segala bentuk tindakan anarkis yang berpotensi merusak tatanan sosial. Aparat penegak hukum diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan.

“Penyampaian aspirasi adalah hak demokratis rakyat yang harus dijamin, namun harus dilakukan dengan cara beradab, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan menolak kekerasan,” demikian isi pernyataan bersama itu.

Sebagai wujud ikhtiar spiritual, para pemuda lintas organisasi ini juga menyerukan doa bersama dan kegiatan positif demi keselamatan bangsa, ketenteraman masyarakat, serta terwujudnya Indonesia yang damai dan adil.

Maklumat ini ditandatangani oleh sejumlah pimpinan organisasi pemuda Jawa Timur, di antaranya:

H. Musa’a Safril (Ketua PW GP Ansor Jatim),

Christophorus W Suryo (Ketua Pemuda Katolik Komda Jatim),

M. Anang Nafi’uzzaki (Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jatim),

Friski Fernando, S.E., M.M. (Ketua PD Pemuda Gemabudhi Jatim),

Candra Setya Buana (Ketua Pemuda LDII Jatim),

R. Cahaya Purnama Putra, S.H. (Ketua Pemuda PGI Wilayah Jatim),

M. Ivan Akiedozawa (Ketua PKC PMII Jatim),

Hendra Prayogi, S.H. (Ketua DPD GMNI Jatim).

Dengan maklumat ini, mereka menegaskan kembali posisi pemuda lintas organisasi sebagai kekuatan moral bangsa yang siap menjaga demokrasi, memperjuangkan keadilan, dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap rakyat.