PASURUAN, Projatim.id  — Menjelang pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Pasuruan, tensi politik kepemudaan mulai terasa menguat. Suara-suara kritis dari berbagai elemen pemuda mengemuka, menuntut agar proses pemilihan tidak berakhir sekadar formalitas, melainkan benar-benar melahirkan pemimpin muda yang berkarakter, berkomitmen, dan mampu mengarahkan perjuangan pemuda Pasuruan ke arah yang lebih tegas dan terukur.

Salah satu seruan paling lantang disampaikan oleh Ketua DPK KNPI Prigen, Cak Irul. Ia menekankan bahwa ketua terpilih harus memiliki kemampuan nyata untuk menghidupkan kembali peran strategis KNPI sebagai wadah penting aspirasi pemuda sekaligus mitra kritis bagi pemerintah daerah.

“Harapan saya, siapa pun calon yang maju, jangan datang dengan janji kosong. Datanglah dengan komitmen. Dan untuk ketua terpilih nanti, saya ingin KNPI menjadi lebih terbuka, lebih progresif, dan mampu menghadirkan keberanian dalam menyuarakan aspirasi generasi muda Pasuruan,” tegasnya.

Dalam perkembangan pencalonan, Cak Irul juga terang-terangan menyebut sosok Mas Adi, Ketua DPK KNPI Bangil, sebagai figur yang memenuhi syarat untuk maju sebagai ketua KNPI. Baginya, karakter kerja serta kedekatan Mas Adi dengan kebutuhan pemuda menjadi nilai penting.

“Sosok seperti Mas Adi punya karakter kerja dan keberanian itu. Beliau tidak hanya punya kapasitas, tapi juga dekat dengan kebutuhan nyata anak-anak muda. Karena itu saya mendorong beliau maju,” tuturnya.

Meski demikian, Cak Irul tetap menekankan pentingnya proses demokrasi yang bersih dan terbuka. Ia berharap pemilihan nantinya benar-benar melahirkan sosok yang berorientasi pada kepentingan pemuda, bukan posisi semata.

“Yang terpenting, pemilihan ini harus melahirkan pemimpin yang benar-benar membawa perubahan. KNPI tidak boleh lagi tersandera oleh kepentingan politik atau agenda seremonial tanpa arah. Pemuda Pasuruan berhak mendapatkan pemimpin yang bekerja,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Mas Adi mengonfirmasi adanya dorongan dari sejumlah DPK KNPI agar dirinya maju sebagai calon ketua. Melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa beberapa ketua DPK, termasuk Cak Khoirul dari Prigen, telah menyatakan dukungan secara langsung.

“Memang benar, beberapa ketua DPK KNPI telah menghubungi saya dan mendorong agar saya maju sebagai calon ketua. Salah satunya adalah Cak Khoirul, Ketua DPK KNPI Prigen, yang menyampaikan langsung dukungan dan harapannya agar saya maju. Namun, saya ini hanya seorang santri yang selalu memegang prinsip sami’na wa atho’na, sehingga saya masih menunggu arahan dan restu dari para guru serta senior. Bahkan, secara pribadi saya masih berharap Ketua KNPI saat ini, Cak Karim, berkenan maju kembali. Atau apabila Mbak Yeni selaku ketua panitia memiliki kesiapan, saya melihat beliau juga memiliki kapasitas untuk memimpin KNPI ke depan,” jelasnya.

Mas Adi menambahkan bahwa siapa pun kandidat yang tampil, ia berharap pemilihan kali ini mampu menghasilkan perubahan yang signifikan bagi organisasi kepemudaan tersebut.

“Siapapun yang maju dalam kontestasi Ketua KNPI nanti, harapan saya hanya satu: hadir membawa perubahan yang lebih baik bagi organisasi ini. Termasuk sosok seperti Shofyan Ketua Karang Taruna Kabupaten Pasuruan. Ada perempuan muda juga seperti Niswa mantan Ketua IPPNU Bangil, atau Abdul Rojak, Ketua PC Ansor Bangil, yang mewakili Pasuruan Barat dan dikenal memiliki pandangan yang visioner. Figur-figur seperti itu menunjukkan bahwa KNPI memiliki banyak potensi pemimpin. Semoga siapapun yang terpilih benar-benar berkomitmen memajukan pemuda Kabupaten Pasuruan,” tutupnya.