SURABAYA, Projatim.id — Podcast FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) kembali menjadi ruang diskusi strategis yang menghadirkan tokoh organisasi kepemudaan. Kegiatan yang berlangsung pada 13 Januari 2025 di Kampus C UNUSA ini menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur, Musaffa’ Safril, sebagai narasumber, dengan Sunanto, Dosen PGSD FKIP UNUSA, sebagai host.
Dengan tema “Ansor Bukan Hanya Seragam”, podcast ini mengajak mahasiswa memahami Ansor sebagai organisasi kaderisasi yang menanamkan nilai-nilai kepribadian dan keorganisasian, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam pemaparannya, Musaffa’ Safril menegaskan bahwa Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) merupakan ideologi utama yang menjadi pijakan gerakan GP Ansor. Menurutnya, Aswaja adalah warisan ulama yang wajib dijaga keberlanjutannya oleh generasi muda.
“Ansor harus tetap berpegang teguh pada Aswaja. Ini adalah fondasi ideologis dalam bersikap dan bertindak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa GP Ansor berkomitmen untuk tetap netral serta fokus pada kerja-kerja kebangsaan dan kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan. Ansor, lanjutnya, akan terus hadir di garis depan dalam berbagai aksi sosial sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, Musaffa’ Safril turut menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, khususnya Kampus C UNUSA, yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan.
“Kampusnya keren. Meski tergolong baru, UNUSA sudah menunjukkan kualitas sebagai kampus unggul di berbagai bidang,” tuturnya.
Kegiatan podcast ini diharapkan menjadi sarana penguatan karakter bagi mahasiswa FKIP UNUSA, terutama calon pendidik, agar memiliki moderasi beragama yang kuat serta komitmen kebangsaan dalam menghadapi dinamika sosial. FKIP UNUSA pun berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang dialog inspiratif yang relevan dengan tantangan zaman.
