PASURUAN, Projatim.id — Anggota MPR RI Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama PC Muslimat NU Cabang Bangil Kabupaten Pasuruan, Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Rumah Makan Lesehan Apung, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta, yang mayoritas merupakan kader dan anggota Muslimat NU dari berbagai ranting di wilayah Bangil dan sekitarnya. Acara berlangsung khidmat namun tetap hangat dengan suasana dialogis antara narasumber dan peserta.
Dalam penyampaian materinya, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag menjelaskan secara komprehensif nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai Bentuk Negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.
Menurut Anisah Syakur, pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI menjadi sangat penting, khususnya bagi kaum perempuan yang memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat.
“Perempuan, khususnya ibu-ibu Muslimat NU, adalah pilar utama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dari lingkungan keluarga. Jika nilai Pancasila dan kebangsaan hidup di rumah, maka bangsa ini akan kuat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sosialisasi Empat Pilar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah tantangan zaman.
“Empat Pilar MPR RI harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, agar persatuan tetap terjaga dan masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung aktif, mencerminkan besarnya perhatian kader Muslimat NU terhadap isu kebangsaan dan peran mereka dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen penguat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga, organisasi, dan masyarakat, sekaligus memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.
