PASURUAN, Projatim.id — Kiprah Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Gempar Randupitu kembali mencuri perhatian dengan keberhasilannya menempati posisi kedua dalam ajang KIM Berprestasi yang digelar pada kegiatan Sosialisasi Revitalisasi Peran KIM Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/4/2026).
Agenda yang berlangsung di Aula Lesehan Pak Majid ini tidak sekadar menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam menghidupkan kembali peran KIM pasca masa pandemi COVID-19. Sejumlah unsur pemerintah, mulai dari Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan hingga perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam forum tersebut, Putut Darmawan menekankan pentingnya adaptasi KIM terhadap perubahan zaman. Ia menjelaskan bahwa transformasi kelembagaan KIM telah diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 4 Tahun 2024, yang menggeser posisi KIM dari sekadar kelompok menjadi komunitas yang lebih progresif dan responsif terhadap perkembangan digital.
“KIM harus menjadi subjek yang aktif dalam mengelola informasi, sekaligus mampu membangun narasi positif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Forum KIM Kabupaten Pasuruan, Muhammad Afandi, menyampaikan bahwa capaian KIM Gempar Randupitu mencerminkan hasil nyata dari proses pembinaan dan revitalisasi yang selama ini dilakukan.
“Dari total 28 KIM yang sudah terdaftar resmi, KIM Gempar menunjukkan performa yang konsisten dalam produksi dan penyebaran informasi,” ujarnya.
Dalam penghargaan KIM Berprestasi 2025, KIM Indrokilo berhasil meraih Juara 1, disusul KIM Gempar di posisi kedua, kemudian KIM Lapu Joyo di peringkat ketiga, KIM Pelangi di posisi keempat, serta KIM Unggul Harapan di peringkat kelima.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini mempertegas posisi strategis KIM sebagai mitra pemerintah dalam diseminasi informasi yang valid, penangkal hoaks, serta penggerak promosi potensi lokal, termasuk sektor UMKM dan pariwisata berbasis desa.
Ke depan, KIM diharapkan mampu bertransformasi menjadi komunitas digital yang mandiri dan inovatif dengan mengoptimalkan berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, dan website sebagai sarana publikasi sekaligus peluang ekonomi baru.
Dengan semangat sinergi yang terus diperkuat, seluruh peserta sepakat untuk menjadikan KIM sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut. Ia menilai keberhasilan KIM Gempar menjadi simbol kemampuan masyarakat desa dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih KIM Gempar Randupitu. Ini membuktikan bahwa masyarakat desa mampu beradaptasi dengan perkembangan digital dan berkontribusi dalam penyebaran informasi yang positif. Semoga ke depan semakin maju dan membawa manfaat luas bagi warga,” ungkapnya.
