MALANG | PROJATIM.ID- Peluang Bendahara DPC PKB H. Ali Murtadlo untuk menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Malang semakin besar.

Hal ini seiring dengan banyaknya dukungan  terhadap Gus Tadlo (panggilan akrab H. Ali Murtadlo) untuk bisa menjadi nahkoda DPC PKB Kabupaten Malang Lima tahun kedepan.

Terbaru, dukungan datang  dari Wakil Bupati Malang yang juga politisi senior PKB yakni Hj. Nyai Latifah Shohib juga memberikan restu kepada Gus Tadlo untuk maju mencalonkan sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Malang

Dukungan dari Hj. Nyai Latifah Shohib tentunya menjadi angin segar dan menjadikan langkah semakin kuat bagi Gus Tadlo karena sebelumnya Gus Tadlo juga sudah mendapatkan dukungan 22 DPAC Se Kabupaten Malang serta restu dari keluarga Ponpes Al Falah Ploso Kediri, KH. Fahim Royani.

“Ya memberikan restu, karena Gus Tadlo juga alumni santri Ponpes Al Falah Ploso Kediri yang masih keluarga besar kami,” ujar Hj. Nyai Latifah Shohib.

Dengan dukungan dari Hj. Latifah Shohib tentunya posisi Gus Tadlo semakin kuat dalam memperebutkan kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Mengingat Latifah Shohib juga dikenal sebagai tokoh politisi senior di PKB serta memiliki kedekatan dengan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Seperti diketahui, Pengasuh Ponpes Al Falah KH. Fahim Royani, secara resmi memberikan restu kepada Gus Tadlo untuk maju dalam bursa pemilihan calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.

Dukungan itu disampaikan secara langsung oleh pengasuh Ponpes Al Falah KH. Fahim Royani (atau akrab dipanggil Gus Fahim) saat menghadiri acara Halal Bihalal Alumni Santri PP Al Falah Ploso se-Malang Raya yang digelar di Ponpes Mamba’unnur, Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Maang, Senin (30/3/2026).

Di kesempatan itu, Gus Fahim yang juga Anggota Dewan Syuro DPP PKB ini menekankan pentingnya bagi santri untuk tetap memegang teguh jati diri dan etika di manapun mereka aktif dalam kegiatan apapun di masyarakat. Termasuk didalamnya salah satunya aktif di panggung dunia politik untuk kemaslahatan umat.

“Sebagai seorang santri harus bisa menjaga perilakunya dan bisa menempatkan diri. Yang penting, seorang santri harus berkhidmat untuk umat, jangan sampai lupa diri,” ujar Gus Fahim dalam sambutannya.

Seperti diketahui, Gus Tadlo yang kini tengah bertarung dalam perebutan ketua DPC PKB Kabupaten Malang merupakan alumni senior PP Al Falah Ploso yang pernah menjadi Santri pada tahun 1991 sampai 1998.

Tentu, dengan dukungan dari Gus Fahim ini tentunya menjadi modal kuat bagi Gus Tadlo untuk bisa menduduki jabatan sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.

Hadirnya restu dari keluarga besar Ploso ini tentunya semakin memperkuat posisi Gus Tadlo.

Mengingat salah satu pertimbangan bagi DPP PKB dalam memilih seorang Ketua DPC PKB juga mempertimbangkanl dukungan dari kyai berpengaruh.

Ini tidak terlepas dengan keberadaan PKB yang merupakan partai dengan basis dukungan akar rumput konstituen Nahdliyin.

Dengan demikian, dukungan dari para kyai berpengaruh di Jawa Timur, salah satunya Ponpes Al Falah Ploso Kediri juga sangat menentukan jabatan ketua DPC PKB.

Dengan hadirnya restu dari keluarga besar Ploso ini semakin memperkuat posisi Gus Tadlo.

Selain Gus Tadlo sudah matang dalam berorganisasi baik di Padtai atau PC NU, juga mendapatkan dukungan dari para kyai besar di Jawa Timur.

Terpisah, Gus Tadlo ketika dihubungi via ponselnya mengamini kalau dirinya mendapatkan restu dari Hj. Latifah Shohib.
“Alhamdulillah bu Wabup (Hj. Nyai Latifah Shohib) memberi restu. Saya berniat maju niat tulus untuk membesarkan partai PKB di Kabupaten Malang,” pungkasnya politisi yang juga Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang ini.
(Red/Gus)