Malang, Projatim.id – Suara tawa anak-anak menggema di halaman MI Al-Ihsan Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Selasa (11/11/2025) pagi.
Di antara barisan siswa berseragam merah putih, sosok berseragam cokelat tampak ikut bernyanyi dan bermain.
Dialah IPTU Choirul Mustofa, Kapolsek Sumberpucung, yang hari itu datang bukan untuk menegakkan hukum, melainkan menebarkan senyum dan nilai-nilai kedisiplinan lewat program “Polisi Sahabat Anak.”
Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi upaya Polri menjalin kedekatan dengan dunia pendidikan dan menanamkan nilai positif kepada generasi muda.
Melalui permainan, lagu, dan dialog ringan, anak-anak diajak mengenal sosok polisi sebagai pelindung dan sahabat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi bukan sebagai sosok yang menakutkan, tetapi sebagai sahabat yang selalu siap melindungi, menolong, dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar IPTU Choirul Mustofa di sela kegiatan.
Keceriaan tampak di wajah para siswa. Mereka berebut menjawab pertanyaan seputar rambu lalu lintas, mencoba mengenakan atribut polisi, hingga berfoto bersama petugas.
Suasana akrab itu seolah menghapus jarak antara aparat penegak hukum dan masyarakat kecil, terutama anak-anak.
IPTU Choirul menilai pendekatan seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui interaksi yang menyenangkan, nilai-nilai disiplin, tertib berlalu lintas, dan kepedulian sosial dapat ditanamkan tanpa paksaan.
“Kami berharap generasi muda tumbuh menjadi anak-anak yang berkarakter, patuh pada aturan, serta memiliki jiwa nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Program Polisi Sahabat Anak menjadi wujud nyata komitmen Polsek Sumberpucung mendukung misi Polri menuju institusi yang presisi, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Di balik senyum polos anak-anak, tersimpan harapan besar: lahirnya generasi yang disiplin, santun, dan mencintai negaranya sejak dini.
